Konsep Ilmu Ekonomi BAB I Kelas X

 A.    Pengertian Ilmu Ekonomi

Istilah ekonomi berasal dari kata “oikos” yang bermakna keluarga atau rumah tangga sementara “Nomos” memiliki makna hukum atau peraturan yang berlaku. Jadi, secara harfiah ekonomi dapat diartikan sebagai beragam aturan atau manajemen dalam rumah tangga.

Ilmu ekonomi menuru para ahli:

1.      Alfred Marshall

Melalui Bukunya yang berjudul The Principle of Economics, Alfred Marshall berpendapat Ilmu ekonomi sebagai ilmu yang mempelajari tindakan manusia secara perorangan pun kolektif dan kaitannya dalam penggunaan barang-barang material.

2.      H. J. Davenport

Dalam Buku “Economics of Enterprise”, H.J.Davenport mengungkapkan ilmu ekonomi sebagai Ilmu pengetahuan yang mengendalikan berbagai masalah dari titik tolak harga. Ilmu ekonomi juga merupakan peralatan yang mempelajari bagaimana tingkat produksi dapat ditingkatkan sehingga tingkat hidup masyarakat secara otomatis akan meningkat pula.

3.      M. Manullang

Menurut M. Manullang ilmu ekonomi merupakan ilmu yang mempelajari bagaimana memenuhi keinginan manusia atau masyarakat demi tercapainya kemakmuran atau kondisi dimana manusia bisa memenuhi kebutuhannya, baik dalam bentuk barang maupun jasa.

4.      Oscar Langen

Ilmu ekonomi menurut Oscar Langen adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tata administrasi dari berbagai sumber daya baik sumber daya kecil maupun besar yang kemudian dianalisis sehingga dapat dipergunakan kembali bagi kehidupan manusia secara maksimal dan sebaik-baiknya.

5.      John Stuart Mill

Menurut John Stuart Mill ilmu ekonomi yang mempelajari beragam seluk beluk penagihan dan pengeluaran. Tak hanya itu menurut stuart ekonomi juga membahas berbagai kegiatan produksi dan distribusi kekayaan.

6.      Prof. P. A. Samuelson

Dalam buku Economics : An Introductory Analysis Prof. P. A. Samuelson menjelaskan bahwa ilmu ekonomi sebagai studi yang mempelajari bagaimana manusia membuat pilihan dengan menggunakan sumber daya terbatas yang kemudian diolah lagi untuk menghasilkan berbagai jenis barang dan jasa untuk kemudian didistribusikan lagi ke berbagai lapisan masyarakat.

7.      Louis Cantori

Menurut Louis Cantori Ilmu ekonomi dipandang dari sudut pandang Islam adalah ilmu ekonomi yang didasarkan pada berbagai aturan islam. Misalnya saja mengenai masalah yang menjamin berputarnya harta yang dimiliki oleh seorang individu.

8.      Suherman Rosyidi

Suherman Rosyidi sebagai Filsuf asal Indonesia berpendapat ilmu ekonomi merupakan cabang ilmu pengetahuan yang memberikan pemahaman tentang gejala yang timbul di lingkungan masyarakat dalam upayanya memenuhi kebutuhan hidup atau upayanya mencapai kemakmuran.

9.      Adam Smith

Sering disebut juga sebagai teori ekonomi klasik. Menurut Adam Smith Ilmu ekonomi sebagai cabang ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dalam usahanya mengalokasikan berbagai sumber daya terbatas untuk mencapai tujuan tertentu.

10.  Mankiw

Mankiw berpendapat seseorang yang menguasai Ilmu Ekonomi akan meningkatkan pemahamannya atas beragam potensi dan keterbatasan kebijakan ekonomi. Ilmu ekonomi juga mempelajari bagaimana suatu individu kemudian saling berinteraksi satu sama lain.


Ilmu ekonomi adalah ilmu yang menelaah perilaku keuangan pasar mulai dari suku bunga, nilai tukar, siklus bisnis, perdagangan internasional, kebijakan pemerintah hingga efisiensi penggunaan sumber daya alam.

Bedasarkan definisi tersebut dapat di simpulkan bahwa yang di maksud dengan ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dalam memenuhi kebutuhannya yang berupa barang dan jasa untuk mencapai kemakmuran hidupnya.

B. Pembagian Ilmu Ekonomi

1.      Ilmu Ekonomi Deskriptif

Ekonomi deskriptif adalah bagian ilmu ekonomi yang menggambarkan keadaan sebenarnya (sesuai fakta) pada pereonomian dalam bentuk angka, grafik, kurv, atau penyajian lainnya contohnya yaitu tentang pendapatan nasional, jumlah pengangguran, dari neraca pembayaran.

2.      Teori Ekonomi

Teori ekonomi adalah bagian ilmu ekonomi yang menjelaskan sifat hubungan yang sebenarnya dalam kegiatan ekonomi dan ramalan tentang peristiwa yang terjadi apabila suatu keadaan yang mempenaruhinya megalami perubahan. Teori dibagi menjadi 2, yaitu sebagai berikut:

a.       Ilmu ekonomi makro

Ilmu ekonomi makro merupakan ilmu ekonomi yang fokusnya kepada ragam kegiatan yang berhubungan langsung dengan ekonomi, tujuannya tentu saja mencapai sasaran makro yaitu menjaga stabilnya harga serta keseimbangan perdagangan internasional, ekonomi makro juga bertujuan mencapai full employment, memeratakan distribusi pendapatan, dan menjaga stabilitas dalam hal nilai tukar. Hal-hal yang dikaji oleh ekonomi makro sendiri mulai dari angka pengangguran, upah, hingga kasus inflasi yang kemudian akan menyebabkan peningkatan harga pasar secara terus-menerus.

b.      Ilmu Ekonomi Mikro

Ilmu ekonomi mikro merupakan ilmu ekonomi yang mempelajari hal-hal yang terbatas kepada suatu kegiatan ekonomi saja. Mencakup diantaranya Harga dasar dan harga tertinggi yang perlu ditetapkan demi menjaga keseimbangan antara permintaan dan penawaran. Sebab jika terjadi monopolistik pada pasar kemudian akan mempersempit peluang bisnis para pemain baru, sehingga semangat kewirausahaan masyarakat pun menurun.

 

Perbedaan ekonomi mikro dan makro dapat dilihat pada tabel.

Perbedaan

Ekonomi Mikro

Ekonomi Makro

Harga

Nilai dari komoditas atau barang/jasa tertentu.

Nilai dari komoditas secara keseluruhan.

Manfaat

Menentukan harga dari suatu produk dan faktor produksi, seperti tenaga kerja, tanah,dan modal.

Menjaga stabilitas tingkat harga dan menyelesaikan beberapa masalah, seperti pengangguran, kemiskinan, inflasi, dan deflasi secara menyeluruh.

Aplikasi Bisnis

Berfokus pada masalah operasional hingga internal.

Berfokus pada masalah lingkungan dan eksternal.

Tujuan

Ekonomi mikro berfokus pada tujuan analisis mengenai alokasi sumber daya yang ada.

Ekonomi makro berfokus pada tujuan analisis mengenai peran kegiatan ekonomi secara menyeluruh.

Unit Analisis

Membahas fenomena ekonomi secara spesifik/perorangan.

Membahas fenomena ekonomi secara agregat/menyeluruh.

 

C.     Prinsip Ekonomi

Prinsip ekonomi adalah usaha atau pertimbangan yang disertai pengorbanan sekecil-kecilnya untuk mencapai hasil tertentu. Manfaat pegeahuan prinsip ekonomi dapat dinjau dari 3 kepentingan, yaitu:

1.     Prinsip Ekonomi dalam Kegiatan Produksi

Prinsip ekonomi produksi sebagai dasar dalam menghasilkan berbagai barang dan jasa yang sebanyak-banyaknya dengan biaya produksi serta pengorbanan tertentu. Contoh Penerapannya diantaranya saat membuka tempat usaha yang dekat dengan bahan baku, tenaga kerja atau daerah pemasaran, kemudian menggunakan tenaga kerja yang terampil, Memilih bahan baku yang berkualitas terbaik, namun dengan harga ekonomis, hingga ke penentuan harga jual yang menguntungkan masuk ke dalam prinsip ekonomi produksi.

2.     Prinsip Ekonomi dalam Kegiatan Distribusi

Pada suatu kegiatan ekonomi, distribusi merupakan penyaluran barang dan jasa dari produsen ke konsumen. Contoh Penerapannya misalnya dalam Meningkatkan kualitas pelayanan, Penyaluran barang yang selalu tepat waktu dan tidak pernah terlambat, Menggunakan beragam sarana distribusi dengan harga murah, Membeli barang dari produsen secara langsung, Menyediakan barang dan jasa yang populer bagi konsumen, Membeli barang di produsen yang tepat hingga ke penentuan lokasi perusahaan yang berada di antara produsen dan konsumen

3.     Prinsip Ekonomi dalam Kegiatan Konsumsi

Pada suatu kegiatan ekonomi, konsumsi merupakan upaya untuk memperoleh kepuasaan sebesar-besarnya dari suatu barang atau jasa dengan pengorbanan dan penggunaan anggaran tertentu. Contoh Penerapannya mulai dari hanya Membeli barang hanya yang berkualitas, Membeli barang dengan harga yang cukup terjangkau, Membuat daftar barang apa saja yang dibutuhkan dan mengadakan proses tawar menawar sebelum membeli sesuatu.

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

VAKSINASI

Rangkuman Materi Biologi Kelas X|| Ruang Lingkup Biologi